Bahaya Vape bagi Kesehatan Tubuh (No. 5 Mengerikan)

Bahaya Vape bagi Kesehatan
Bahaya Vape bagi Kesehatan Tubuh (No. 5 Mengerikan)

Bahaya Vape bagi Kesehatan – Zaman yang semakin berkembang telah melahirkan era elektronik yang merasuk ke hampir seluruh aspek kehidupan. Bahkan, rokok pun turut mengalami elektrifikasi dengan hadirnya produk rokok elektrik atau yang dikenal sebagai vape. Rokok vape lantas dianggap ‘lebih aman’ daripada rokok konvensional, yang mana faktanya hal itu tidak benar. Ya, nyatanya ada bahaya vape yang mengancam, kok bisa?

Apa Itu Vape?

Vape adalah jenis penghantar nikotin eletronik. Vape atau rokok elektrik ketika dihisap akan menghasilkan uap air, alih-alih asap seperti pada rokok konvensional. Vape terbagi ke dalam beberapa jenis vape, namun secara garis besar, rokok elektrik terdiri dari 3 (tiga) komponen, yakni tabung berisi cairan (liquid), baterai, dan elemen pemanas.

Vape lantas bekerja dengan cara memanaskan liquid yang ada di dalam tabung, untuk kemudian menghasilkan asap yang akan dihisap oleh pengguna vape tersebut. Liquid pada vape sendiri mengandung sejumlah bahan kimia, yakni nikotin, propilen glikol, dan perasa seperti buah-buahan, vanilla, hingga cokelat.

Bahaya Vape bagi Kesehatan Tubuh

Dianggap sebagai solusi sehat bagi para perokok, nyatanya vape atau rokok elektrik memiliki bahaya yang hampir sama dengan rokok konvensional. Hal ini tak lepas dari kandungan liquid vape yaitu nikotin, propilen glikol, dan tobacco-specific nitrosamine (TSNA) yang juga ditemui pada rokok tembakau.

Lalu, apa saja bahaya vape bagi kesehatan tubuh? Simak informasinya berikut ini.

  • Peradangan Paru-Paru
    Sama seperti bahaya rokok tembakau, bahaya rokok elektrik (vape) adalah merusak kesehatan dan fungsi paru-paru. Pasalnya, liquid vape juga mengandung zat nikotin, di mana nikotin tersebut dapat menyebabkan peradangan (inflamasi) paru-paru, sehingga mengakibatkan jaringan organ pernapasan ini tidak dapat menangkal serangan benda asing yang masuk.
  • Kanker Paru-Paru
    Tidak hanya paru-paru yang meradang, nikotin pada kelanjutannya dapat menimbulkan bahaya vape bagi paru-paru yang lebih serius, Adalah kanker paru-paru. di mana penyakit ini, menurut penelitian dari University of Nevada, dipicu oleh zat formaldehid yang terkandung di dalam rokok vape. Formaldehid sendiri memang merupakan zat yang sifatnya memicu kanker (karsinogenik).
  • Penyakit Jantung
    Kandungan nikotin pada vape memang tidak sebanyak rokok konvensional atau rokok tembakau. Namun, kadar nikotin tersebut tetap saja turut andil dalam menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah arteri, yang mana berdampak pada terganggunya fungsi jantung dan berujung komplikasi serangan jantung.
  • Kerusakan Otak
    Nikotin yang terkandung dapat menimbulkan meningkatkan dopamine yang membuat perasaan senang dan menenangkan. Kendati begitu, lama-kelamaan hal ini bisa berdampak buruk terhadap kinerja otak sebagai organ yang menghasilkan dopamine tersebut.
  • Bayi Terlahir Cacat
    Sebuah penelitian yang dilakuan oleh tim peneliti dari Virginia Commonwealth University (VCU) mendapati fakta bahwa ‘asap’ vape berbahaya bagi tumbuh kembang janin dan berisiko menyebabkan bayi terlahir cacat.
  • Menurunkan Fungsi Sistem Imun Tubuh
    Seperti yang tadi sudah dijelaskan, bahaya vape juga termasuk menurunkan sistem kekebalan tubuh.
  • Kecanduan Vape
    Beralih menggunakan vape dianggap oleh sebagian kalangan sebagai cara berhenti merokok yang efektif atau setidaknya jadi aktivitas ‘merokok’ yang aman. Masalahnya, vape juga mengandung Nikotin yang juga termasuk ke dalam jenis zat adiktif, sehingga tak serta merta menghentikan efek candu dalam menghisap zat tersebut, apapun bentuknya.
  • Keracunan
    Bahaya vape ternyata bisa menyebabkan penggunanya mengalami keracunan. Setidaknya hal inilah yang diungkapkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS pada 2014 silam, di mana tercatat ada peningkatan jumlah pasien yang dirawat di pusat keracunan sebanyak 215 kali lebih banyak jika dikomparasikan dengan tahun 2010.
  • Baterai Meledak
    Baterai vape meledak? Meskipun terkesan mustahil, faktanya kasus bateri vape yang meledak pernah menelan korban. Seorang pengguna vape atau rokok elektrik bernama Kanneth Barbero dilaporkan mengalami nasib nahas tersebut yang lantas mengakibatkan lidahnya berlubang, gigi hancur, bahkan menimbulkan luka bakar di area tangan.
  • Membahayakan Orang Lain
    Tak hanya Anda sebagai pengguna vape atau rokok elektrik, orang-orang di sekitar Anda yang iktu menghirup ‘asap’ vape juga akan terkena dampak bahaya vape, tanpa terkecuali, Bahkan, mereka yang tidak menghisap vape namun menghirup asapnya disebut akan terkena bahaya rokok vape yang lebih besar.

No comments yet

leave a comment

*

*

*