Air Liur Sebagai Pelumas, Baik Atau Buruk di Saat Bercinta?

Air Liur Sebagai Pelumas
Air Liur Sebagai Pelumas, Baik Atau Buruk di Saat Bercinta?

Air Liur Sebagai Pelumas – Kendati banyak cairan yang lebih aman dipakai sebagai pelumas, beberapa pasangan mencari cara alternatif alias jalan pintas. Salah satunya yaitu menggunakan air liur untuk bercinta.

“Ketika mereka tidak memiliki pelumas, saya punya pasien yang mengatakan bahwa mereka memakai air liur,” kata ginekolog Felice Gersh, seperti dilansir dari Health.

Baik atau Buruk Air Liur Sebagai Pelumas ?

Mungkin Anda menganggapnya sepele. Padahal, air liur bukanlah solusi terbaik. Setidaknya, ini masalah yang akan datang jika Anda bersikeras memakai air liur untuk berhubungan intim.

Infeksi Menular Seksual (IMS)

ldSetiap infeksi menular seksual di tenggorokan atau mulut, dapat ditularkan ke organ kelamin melalui air liur,” kata Gersh.

Salah satu yang harus diwaspadai adalah herpes. Penggunaan air liur bisa memperparah penyakit ini dan membuatnya jadi herpes genital. Walau Anda tidak dapat melihat adanya luka atau lepuh, virus tetap menular. Infeksi menular seksual biasanya tidak memiliki gejala apa pun.

“Gonorea, klamidia, HPV, sifilis, dan trikomoniasis, juga bisa ditularkan ke organ vital lewat air liur,” tutur dia.

Infeksi pada Organ Intim Pasangan

Dikatakan oleh Gersh, bakteri dalam air di mulut berbeda dari bakteri Miss V. Air liur mengandung enzim pencernaan yang memecah makanan. Ketika Anda memakai air liur untuk ‘membasahi’ Miss V pasangan, mikrobioma organ akan terganggu dan rentan terkena infeksi jamur.

“Menggunakan air liur sebagai pelumas untuk mengubah ekosistem Miss V sudah cukup memicu salah satu dari infeksi ini,” katanya.

Kualitasnya Tidak Sebaik Pelumas

Meski dalam beberapa kasus penggunaan air liur saat bercinta tidak menularkan infeksi, tetap saja kualitasnya tidak sebaik pelumas asli. “Air liur tidak memiliki konsistensi yang licin, menguap dan mengering lebih cepat,” ucap Gersh.

Sementara itu, produk pelumas seks diciptakan mirip dengan pelumas yang diproduksi di dalam tubuh. Sehingga, cairan tersebut bisa membuat organ intim lebih licin dan mengurangi gesekan.

Daripada Anda memakai air liur, disarankan memilih pelumas dengan bahan dasar air atau silikon. Selain itu, cairan seperti minyak kelapa juga diakui sebagai pengganti pelumas yang aman. [GP]

No comments yet

leave a comment

*

*

*